Di tengah zaman menggila
Di era arak-arakan
Kau berjalan tersendat
Dalam macet kehidupan
Jatuh bangun trus melangkah
Mencari kepastian
Kau berjalan tersendat
Tertinggal kenyataan
Mimpi makin menggila
Menambah berat beban
Bumi yang tengah di pijak
Terasa gersang mengkusam
Kau berjalan tersendat
Di himpit beban harapan
Angan... kapan jadi nyata...
Nyata... jangan cuma angan
Ini bukan yang di inginkan
Mimpi nyata di harapkan
Tak bosan trus mencari
Dalam gelap kehidupan
Kau berjalan tersendat
Tersandung batu kenyataan
05 Februari 2010
24 Januari 2010
Kalsium, seks, dan kesuburan
Dalam proses pembuahan, sperma bergerak ke ovum dengan energi yang diberikan oleh kalsium.
Para ilmuwan tercengang mengetahui bahwa ternyata komponen kalsium berada di ujung sperma.
Dan kalsium inilah yang membantu masuk ke dalam membran sel telur.
Ketika sperma mencapai sel ovum, maka fertilasi akan segera terjadi.
Selanjutnya kalsium juga berperan untuk menciptakan calsium vibration (getaran kalsium) yang merangsang ovum untuk mampu terjadinya pembuahan (fertilasi)
Para ilmuwan tercengang mengetahui bahwa ternyata komponen kalsium berada di ujung sperma.
Dan kalsium inilah yang membantu masuk ke dalam membran sel telur.
Ketika sperma mencapai sel ovum, maka fertilasi akan segera terjadi.
Selanjutnya kalsium juga berperan untuk menciptakan calsium vibration (getaran kalsium) yang merangsang ovum untuk mampu terjadinya pembuahan (fertilasi)
23 Januari 2010
Siapa yang Salah
Diantara kekeruhan kota
Dalam alam yang semakin maju
Seorang gadis
Dengan pakaiannya yang minim
Modis, seksi, seperti itulah...
Sungguh...
Bagai segelas
jus
(meski di awasi sinar laser)
Di tengah hari
Di gurun pasir
*** selanjutnya ***
Melangkahlah...
Sebuah pi$au
merapatkan sang gadis
Di dinding
Di suatu tempat yang sepi
Si gadis...
ketakutan dengan segala kelemahannya
Mencoba menutupi tubuh sang gadis
Melawan liarnya napsu binatang
Marah, menangis di tengah gelegar tawa syetan
***
Deru nafas memacu
Di dalam ruang
Kemenangan si se-an
Memainkan tangis tak terdengar
Tentang kebencian
Dan tarian hasrat
Mengerikan
Adalah sebuah kemenangan
Yang meninggalkan
Selaut air mata
Semahal busana modis
Dari sang gadis
Yang tak mau ketinggalan jaman
...
Dinding...
Tertawa, menangis, merenung
Antara pi$au dan modis
''siapa yang salah...???''
Dalam alam yang semakin maju
Seorang gadis
Dengan pakaiannya yang minim
Modis, seksi, seperti itulah...
Sungguh...
Bagai segelas
jus
(meski di awasi sinar laser)
Di tengah hari
Di gurun pasir
*** selanjutnya ***
Melangkahlah...
Sebuah pi$au
merapatkan sang gadis
Di dinding
Di suatu tempat yang sepi
Si gadis...
ketakutan dengan segala kelemahannya
Mencoba menutupi tubuh sang gadis
Melawan liarnya napsu binatang
Marah, menangis di tengah gelegar tawa syetan
***
Deru nafas memacu
Di dalam ruang
Kemenangan si se-an
Memainkan tangis tak terdengar
Tentang kebencian
Dan tarian hasrat
Mengerikan
Adalah sebuah kemenangan
Yang meninggalkan
Selaut air mata
Semahal busana modis
Dari sang gadis
Yang tak mau ketinggalan jaman
...
Dinding...
Tertawa, menangis, merenung
Antara pi$au dan modis
''siapa yang salah...???''
20 Januari 2010
Apatis Blues
Manipulasi disini
Perkosaan moral disana
Ribut soal harga diri
Permainkan Kuasa
Lalu mau bilang apa
Dan bagaimana...
Prostitusi disini
Saling sikut-sikut disana
Diskriminasi menjadi
Banyak orang-orang gila
Lalu mau bilang apa...
dan bagaimana...
Mending mainkan blues ku
Nyanyikan blues ku
'Kampungan'
SLANK
Perkosaan moral disana
Ribut soal harga diri
Permainkan Kuasa
Lalu mau bilang apa
Dan bagaimana...
Prostitusi disini
Saling sikut-sikut disana
Diskriminasi menjadi
Banyak orang-orang gila
Lalu mau bilang apa...
dan bagaimana...
Mending mainkan blues ku
Nyanyikan blues ku
'Kampungan'
SLANK
19 Januari 2010
DR FOREVER
Aku bergetar
Waktu kudengar
Berita tentang engkau sahabat
Nyata kau telah pergi
Dan tak mungkin kembali
Jauh meninggalkan aku
Kau masih muda
Masih banyak angan-angan
Belum kau rasa
Tapi Tuhan Kuasa
Pergimu meninggalkan pesan tak terlupakan
Maut tak kenal usia
Aku berdo'a
Semoga engkau disana
Hidup bahagia bersama kasih sayangnya
Masa yang Indah
Waktu kita bersama
Gak ada marah
Kau malah tersenyum ramah
Waktu kudengar
Berita tentang engkau sahabat
Nyata kau telah pergi
Dan tak mungkin kembali
Jauh meninggalkan aku
Kau masih muda
Masih banyak angan-angan
Belum kau rasa
Tapi Tuhan Kuasa
Pergimu meninggalkan pesan tak terlupakan
Maut tak kenal usia
Aku berdo'a
Semoga engkau disana
Hidup bahagia bersama kasih sayangnya
Masa yang Indah
Waktu kita bersama
Gak ada marah
Kau malah tersenyum ramah
Langganan:
Postingan (Atom)
